Thursday, August 10, 2017

5 Kebiasaan Buruk yang Boleh Tetap Anda Lakukan • Hello Sehat



“Eh, jangan kayak gitu, nggak baik untuk kesehatan, lho!”


Mungkin Anda pernah mendapatkan ucapan tersebut. Entah karena tidak sengaja atau memang sengaja melakukan sesuatu yang dianggap kurang baik oleh lingkungan. Namun, tahukah Anda bahwa tidak semua hal yang dianggap buruk itu berdampak negatif bagi kesehatan?


Jika Anda ingin tahu lebih banyak tentang kebiasaan buruk apa saja yang boleh tetap Anda lakukan, berikut adalah beberapa di antaranya.


1. Fidgetting (melakukan gerakan berulang-ulang)


Sebelum fidget spinner terkenal, tanpa Anda sadari, fidgeting sudah menjadi bagian dari aktivitas Anda. Fidgeting adalah teknik yang digunakan untuk membantu dalam mengurangi stres dan menjaga otak agar tetap fokus melakukan sesuatu; entah dengan menggerakkan kaki, memainkan benda yang ada di sekitar seperti bermain ujung pulpen, kertas, dan sebagainya.


Studi menunjukkan bahwa orang yang melakukan gerakan tertentu berulang-ulang, alias fidgeting, dapat lebih mudah mempertahankan berat badan, kesehatan jantung, dan paru-paru. Studi lain juga menunjukkan bahwa fidgeting dapat mencegah dampak buruk dari duduk terlalu lama. Jadi, jika tanpa sadar Anda melakukan fidgeting dengan menggerakkan kaki atau lainnya, lakukan saja.


2. Double checking


Mungkin ada anggota keluarga Anda, atau bahkan termasuk Anda sendiri, yang sering kali merasa belum puas sebelum mengecek segala sesuatunya dua kali. Saat berpergian, mungkin Anda akan bertanya untuk kedua kalinya, “Pintu udah dikunci belum, ya?” Lalu Anda akan turun dari mobil dan mengecek kembali pintu rumah.


Anda mungkin akan kesal dibuatnya, namun tahukah Anda jika tidak ada salahnya untuk melakukan double checking karena siapa tahu Anda lupa untuk menutup pintu atau lainnya? Double checking dapat membantu Anda merasa lebih aman untuk meninggalkan rumah atau melakukan aktivitas sehari-hari tanpa kecemasan.


3. Berantakan


Setiap orang memiliki karakteristik yang berbeda; dan biasanya, karakteristik seseorang dapat terlihat dari suasana lingkungan yang ia tempati. Banyak orang yang kesal melihat ruangan berantakan, namun ada juga orang yang senang melihatnya. Tidak ada yang salah dari keduanya, karena keduanya adalah pilihan.


Studi yang diterbitkan dalam majalah Psychological Science menemukan bahwa orang yang berada di lingkungan yang tidak rapi cenderung menghasilkan pemikiran kreatif, atau out of the box. Jadi, tidak ada salahnya menjadi berantakan asalkan tidak membuat ruangan kotor dan bau.


4. Mengunyah permen karet


Mengunyah permen karet sering kali menciptakan kesenangan terendiri bagi yang melakukannya; meskipun banyak orang yang melarang karena khawatir gigi menjadi rusak. Namun bagi Anda yang gemar mengunyah permen karet, Anda tidak perlu berhenti melakukannya. Karena ternyata, mengunyah permen karet dapat membantu Anda untuk fokus.


Selain itu, studi yang dipublikasikan dalam American Dental Association menyebutkan bahwa mengunyak permen karet dapat meningkatkan produksi saliva di mulut. Jika Anda mengunyah permen karet tanpa gula setelah makan, produksi saliva akan meningkat dan dapat membantu menetralisir serta menghilangkan asam yang jika dibiarkan akan menyebabkan plak pada gigi.


Produksi saliva yang meningkat juga akan membawa kalsium dan fosfat yang dapat membantu memperkuat enamel gigi. Studi klinis telah menunjukkan bahwa mengunyah permen tanpa gula selama 20 menit setelah makan dapat membantu mencegah kerusakan gigi.


5. Minum kopi


Banyak orang yang menganggap bahwa kopi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Tapi studi terbaru justru tidak menemukan adanya hubungan antara kopi dengan peningkatan risiko penyakit jantung atau kanker. Studi terbaru justru menemukan bahwa kopi sebenarnya bermanfaat bagi kesehatan.


Kandungan antioksidan dan beberapa bahan kimia dalam minuman berkafein ternyata dapat membantu melawan penyakit Parkinson, Alzheimer, kanker hati, dan bahkan dapat meningkatkan daya ingat. Kopi ternyata juga dapat memperbaiki fungsi kognitif dan menurunkan risiko depresi.


Namun, meskipun kopi memiliki banyak manfaat, kopi tetap memiliki risiko untuk kesehatan karena konsumsi kopi tanpa filter yang tinggi telah dikaitkan dengan peningkatan kadar kolestrol ringan. Jadi, Anda tetap boleh mengkonsumsi kopi. Hanya saja, Anda tetap dianjurkan untuk membatasi konsumsi minuman berkafein tidak lebih dari 4 cangkir per hari.


Baca Juga:



Source link


قالب وردپرس


5 Kebiasaan Buruk yang Boleh Tetap Anda Lakukan • Hello Sehat
4/ 5
Oleh