Thursday, August 10, 2017

Rutin Berlari, Rahasia Agar Tulang Tetap Sehat dan Kuat • Hello Sehat



Olahraga lari telah terbukti memberikan berbagai manfaat kesehatan. Lari menjaga kebugaran tubuh dan memperkuat jantung dan pembuluh darah. Usut punya usut, rutin berlari bisa menjagar agar tulang tetap kuat dan sehat. Kok bisa?


Lari memperkuat tulang


Tulang adalah jaringan hidup, yang berarti tulang mampu untuk menanggapi tekanan dengan memperkuat diri sehingga bisa menyokong seluruh tubuh sebagaimana mestinya. Di setiap langkah lari, Anda akan memberikan sejumlah besar tekanan pada tulang seiring telapak kaki Anda menyentuh tanah. Lama kelamaan, lari memperkuat tulang. Alasan mengapa olahraga lari disebut sebagai aktivitas berdampak tinggi adalah karena tekanan pada tulang dan sendi saat berlari jauh lebih tinggi daripada dalam aktivitas lainnya (misalnya berjalan kaki).


Lari meningkatkan kepadatan tulang


Lari memperkuat tulang, tapi manfaat lari untuk tulang juga berpengaruh pada kepadatannya. Kepadatan tulang ditentukan oleh seberapa banyak jumlah mineral pembentuk tulang dalam tulang Anda. Orang dengan kepadatan tulang yang rendah berisiko terkena osteoporosis, suatu kondisi di mana tulang melemah dan rusak dengan sendirinya.


Aktivitas berdampak rendah, seperti berjalan kaki, hampir tidak berpengaruh pada kepadatan tulang. Namun dengan berlari, Anda jadi meningkatkan kepadatan tulang secara dramatis. Rutin olahraga lari sejak usia muda dipercaya menstimulasi produksi mineral tulang sehingga mencegah pengeroposan tulang dan mengurangi risiko osteoporosis di kemudian hari.


Cara lari yang baik bagi tulang


Tulang Anda akan terbiasa dengan olahraga lari yang Anda lakukan dan berhenti tumbuh. Jadi, Anda harus meningkatkan jumlah aktivitas Anda secara bertahap dari waktu ke waktu sampai Anda mencapai jarak yang dianjurkan. Jika Anda baru saja memulai, jangan mencoba untuk menyelesaikan rute 20 km pada kesempatan pertama. Tubuh memerlukan waktu untuk menyesuaikan diri, terutama jika Anda sudah lama tidak aktif. Terburu-buru hanya akan menyebabkan cedera dan masalah kesehatan yang buruk.


Untuk mendapatkan hasil maksimal, Anda harus merencanakan rutinitas lari dan menaatinya. Anjuran jarak yang baik untuk meraih manfaat lari memperkuat tulang adalah 20 sampai 30 km per minggu. Dianjurkan bagi para pelari untuk tidak melebihi jarak tempuh ini karena olahraga yang berlebihan bisa meningkatkan kadar kortisol dalam darah. Kortisol berlebih bisa menyebabkan kerusakan permanen pada jaringan tulang. Menurut sebuah penelitian, para pelari yang menempuh jarak 90 km per minggu sebenarnya memiliki kepadatan tulang yang bahkan lebih rendah daripada orang yang menjalani hidup sedentari.


Yang perlu dipahami, olahraga lari tidak berpengaruh pada semua tulang di tubuh. Oleh karena itu Anda akan harus mengombinasikannya dengan latihan beban lainnya untuk meningkatkan kepadatan tulang di area tubuh lainnya.


Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.


Baca Juga:



Source link


قالب وردپرس


Rutin Berlari, Rahasia Agar Tulang Tetap Sehat dan Kuat • Hello Sehat
4/ 5
Oleh